WH.Maluku – Sungguh jenaka tingkah salah seroang oknum pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Di saat pejabat yang lain berjuang meningkatkan etos kerja, eh HR malah cenderung bersenang – senang dengan Wanita – Wanita pemujanya.
HR diduga melakukan pelecehan terhadap enam Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan. Dugaan tersebut mencuat setelah para korban melaporkan adanya pendekatan tidak pantas yang dilakukan secara berulang dalam konteks hubungan kerja, ungkap sumber (5/2).
Dalam keterangannya, para korban mengaku pernah dipeluk dan dicium bahkan dijanjikan akan dinikahi atau dijadikan istri siri, disertai iming-iming jabatan tertentu di lingkungan Kemenag. Tidak hanya itu, oknum pejabat tersebut juga disebut menebarkan ancaman mutasi bagi ASN yang menolak atau tidak menuruti keinginannya.
Tindakan tersebut diduga dilakukan dengan memanfaatkan posisi dan kewenangan struktural, sehingga para korban merasa tertekan dan takut melapor.
Dugaan ini dinilai sebagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang mencederai etika birokrasi serta melanggar prinsip perlindungan terhadap ASN.
Pihak berwenang diminta segera mengusut tuntas kasus ini secara transparan, serta memberikan perlindungan kepada para korban. Sementara itu, Kementerian Agama diharapkan mengambil langkah tegas untuk menjaga marwah institusi dan memastikan lingkungan kerja yang aman dari praktik pelecehan dan intimidasi.
(Hendrik)
editor : Ida











