Sopir Angkutan Sukabumi Bogor Tuntut Dishub Tertibkan Travel Gelap

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Ketegangan sempat terjadi di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (15/3/2026), saat puluhan pengemudi angkutan umum jurusan Sukabumi–Bogor melakukan aksi menghentikan sejumlah kendaraan travel yang diduga beroperasi tanpa izin.

Aksi tersebut dilakukan para sopir sebagai bentuk protes atas maraknya kendaraan travel gelap yang dinilai semakin mengurangi jumlah penumpang angkutan resmi di jalur tersebut.

Awalnya para sopir berkumpul di sekitar Terminal Cibadak. Namun, seiring berjalannya waktu mereka memindahkan titik aksi ke Kampung Sundawenang, tepatnya di depan Rumah Makan Citra Rasa.

Koordinator aksi, Rudi, mengatakan kemunculan travel ilegal di jalur Sukabumi–Bogor sudah lama dikeluhkan para sopir angkutan umum. Kondisi itu, menurutnya, semakin terasa dalam beberapa hari terakhir karena jumlah penumpang terus menurun.

“Ini bentuk kekesalan para sopir. Travel gelap makin banyak, sementara penumpang angkutan resmi terus berkurang. Beberapa hari ini sopir colt jurusan Sukabumi-Bogor bahkan hampir tidak mendapatkan penumpang,” kata Rudi di lokasi.

Para sopir pun meminta pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi segera mengambil langkah tegas terhadap kendaraan travel ilegal yang beroperasi di jalur tersebut.

“Kami berharap ada tindakan nyata dari pemerintah. Travel yang tidak memiliki izin harus ditertibkan,” tegasnya.

Selama aksi berlangsung, beberapa kendaraan travel yang melintas sempat dihentikan oleh para sopir. Penumpang kemudian diminta turun dan diarahkan untuk melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum.

Rudi menjelaskan, penumpang dengan tujuan Surade dialihkan menggunakan angkutan colt menuju Terminal Jalur, kemudian melanjutkan perjalanan dengan kendaraan elf menuju wilayah Pajampangan.

Sedangkan penumpang yang hendak menuju Palabuhanratu diarahkan untuk menggunakan angkutan umum jurusan Warungkiara.

“Penumpang tujuan Surade kami arahkan naik colt ke Terminal Jalur lalu dilanjutkan dengan elf. Sementara yang menuju Palabuhanratu kami arahkan naik angkutan Warungkiara,” jelasnya.

Di lokasi yang sama, aparat kepolisian turut melakukan pengamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Cibadak, Aipda Emin Mukromin, mengatakan aksi tersebut dilakukan oleh para pengemudi L300 jurusan Sukabumi-Bogor.
Ia mengimbau para sopir agar menyampaikan keluhan terkait operasional transportasi melalui jalur koordinasi dengan instansi terkait, sehingga tidak menimbulkan pelanggaran hukum.

“Kami mengimbau agar para sopir menyampaikan aspirasi melalui dinas terkait. Jangan sampai melakukan tindakan yang bisa melanggar aturan,” ujarnya.

Meski sempat terjadi penghentian kendaraan travel, situasi di lapangan tetap berjalan kondusif dan tidak terjadi tindakan anarkis.

“Alhamdulillah semuanya berjalan aman. Penumpang juga turun dengan kesadaran sendiri dan melanjutkan perjalanan menggunakan angkutan umum,” pungkasnya. (Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *