WH.Nganjuk -Aspal compang – camping di jalan dari kecubung – jembatan baduk diduga bikin was-was pengendara yang melintas jalan tersebut menjadi momok tersendiri karena banyaknya tambalan terlalu over banyaknya.
Hal tersebut tentunya perlu perhatian pemerintah,sebab jalan itu merupakan jalur utama cukup ramai,dilewati baik pengendara lokal maupun dari luar daerah.
Seperti disampaikan Yudha salah satu pelintas pada Jum’at 29/5/30 “mengatakan”bahwa jalur disini bikin was was sebab sangat ramai dengan kondisi jalan yang bisa di katakan tidak merata serta terdapat banyak lubang yang cukup dalam ,walaupun sebagian telah dilakukan penambalan yang terkesan compang camping atau di paksakan. Dimana seharusnya melihat kondisi lapangan banyaknya pelintas serta angkutan roda empat melintas.
“Jalan ini kalau dinilai kurang layak,kalau di tombal -tambal malah seperti baju gembel. Karena ini jalur angkutan besar serta salah satu jalur sibuk sebaiknya perlu diadakan perbaikan alias pembangunan kembali sesuai standar yang ada. Di tambah bila ada pengendara luar kota misal dari arah warujayeng,akan cukup kaget melihat kondisinya,sebab jalan sebelumnya dari timur sebelum jembatan sangat bagus.

Terkhusus di malam hari jalan ini harus ekstra hati-hati di tambah sedang ada pengalihan jalur dari jalan kecubung -sumengko yang saat ini tengah di bangun. (Bersambung)
editor : Ida











