WH.BOGOR – Gelombang dukungan terhadap pencalonan Dr. Ir. Sulhajji Jompa, M.Sc. sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 terus menguat. Sebanyak 200 Badan Usaha dari 24 asosiasi pengusaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan kepada Sulhajji Jompa untuk memimpin KADIN Kabupaten Bogor pada Musyawarah Kabupaten (Mukab) KADIN XI.
Dukungan tersebut menjadi cerminan semakin besarnya kepercayaan pelaku usaha terhadap sosok Sulhajji Jompa yang dinilai memiliki kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta kemampuan membangun sinergi lintas sektor usaha. Para pengurus dan anggota asosiasi berharap KADIN Kabupaten Bogor ke depan mampu menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya.
Badan Usaha yang mendukung Sulhajjii Jompa menjadi Ketua Kadin Kab. Bogor antara lain berasal dari Asosiasi : ASKINDO, ASKONAS, APERTANAS, PERKOPINDO, ASPEKNAS, ASPEKINDO, SBU JAKON, HIPSINDO, AKSI, INKINDO, PERKINDO, GAPENSI, ASITA, PHRI, IWAPI, APSAI, Asosiasi Pengusaha Limbah Kabupaten Bogor, HILSI, ORGANDA, APTIKNAS, APKOMINDO, DEKOPINDA, serta sejumlah organisasi dunia usaha lainnya.
Dari GAPENSI Kabupaten Bogor, Irwan Fitrian, mengatakan Sulhajji Jompa merupakan figur yang mampu menyatukan berbagai elemen dunia usaha.
“KADIN membutuhkan pemimpin yang mampu menyatukan seluruh kekuatan dunia usaha. Kami melihat Pak Sulhajji memiliki pengalaman, jaringan, dan komitmen untuk menjadikan KADIN sebagai rumah bersama seluruh pengusaha tanpa membedakan latar belakang organisasi,” ujar Irwan.
Senada dengan itu, dari ASKONAS Kabupaten Bogor, Seno Herutomo, menilai kepemimpinan KADIN ke depan harus mampu menjawab tantangan dunia usaha yang semakin dinamis.
“Kami membutuhkan sosok yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga mampu menghadirkan program nyata bagi anggota. Pak Sulhajji memiliki visi kolaboratif dan mampu menjembatani kepentingan dunia usaha dengan pemerintah daerah,” katanya.
Ketua ASKINDO Kabupaten Bogor, Jatnika, menegaskan bahwa dunia usaha membutuhkan pemimpin yang mampu membangun kebersamaan di tengah beragam kepentingan organisasi.
“Kami mendukung Pak Sulhajji karena beliau memiliki kemampuan merangkul seluruh asosiasi. KADIN harus menjadi rumah besar yang mengedepankan persatuan, bukan sekadar wadah organisasi. Kami yakin beliau mampu mewujudkan itu,” kata Jatnika.
Dukungan juga datang dari Ketua ASPEKNAS Kabupaten Bogor, Ratu Eva, yang berharap KADIN semakin membuka ruang bagi tumbuhnya pelaku usaha lokal.
“Kami percaya di bawah kepemimpinan Pak Sulhajji, KADIN akan menjadi organisasi yang lebih inklusif, profesional, serta membuka lebih banyak peluang kemitraan dan pemberdayaan bagi pelaku usaha di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ketua ASPEKINDO Kabupaten Bogor, Susi, menambahkan bahwa kepemimpinan yang mampu membangun sinergi antarasosiasi menjadi kebutuhan utama saat ini.
“Selama ini beliau dikenal mampu merangkul berbagai organisasi. Kami optimistis KADIN akan semakin solid apabila dipimpin oleh figur yang mengedepankan kebersamaan dan kolaborasi,” ujarnya.
Ketua HIPSINDO Kabupaten Bogor, Syamsi Akbar, menilai Sulhajji Jompa merupakan figur yang mampu membawa semangat baru bagi dunia usaha.
“Kami melihat beliau memiliki komitmen kuat untuk memperkuat kolaborasi antarasosiasi. Dengan kepemimpinan yang inklusif dan komunikatif, kami optimistis KADIN Kabupaten Bogor akan semakin berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutur Syamsi Akbar.
Sementara itu, Ketua APTIKNAS Kabupaten Bogor, Azka, menilai transformasi digital harus menjadi salah satu agenda prioritas KADIN.
“Kami berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat digitalisasi dunia usaha, meningkatkan daya saing anggota, serta membuka peluang kolaborasi dengan sektor teknologi. Pak Sulhajji memiliki komitmen ke arah tersebut,” katanya.
Dukungan juga disampaikan H. Ade Hermawan, ST, mewakili Asosiasi Pengusaha Tambang dan Pengusaha Limbah Kabup
editor : Ida











