Di Balik Tragedi Kebakaran Maut Sukabumi, Sosok Misterius Ubah Tangis Keluarga Jadi Harapan

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Di balik duka mendalam yang menyelimuti keluarga korban kebakaran maut di Kampung Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, muncul seorang sosok polisi misterius yang membawa harapan bagi keluarga korban.

Tanpa ingin diketahui identitasnya, ia memberikan bantuan secara tulus kepada balita yang selamat dari musibah tersebut beserta keluarganya.

Kebakaran yang merenggut nyawa Elin (33) itu juga menyebabkan putranya, Muhammad Arya (3,5), mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Adik ipar almarhumah, Deris (26), menuturkan bahwa keluarganya sempat kebingungan saat menunggu kepastian penanganan medis bagi Arya. Sejak pagi hingga malam hari, mereka belum memperoleh kejelasan mengenai perawatan lanjutan.

Di tengah situasi tersebut, Deris tiba-tiba dihubungi oleh sosok misterius yang memperoleh nomor teleponnya dari petugas parkir rumah sakit. Tanpa banyak bicara, ia langsung membantu mengurus proses pemindahan Arya ke RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi agar mendapatkan pelayanan yang lebih baik.

Sesampainya di rumah sakit tujuan, keluarga kembali dibuat terkejut. Arya langsung mendapatkan ruang perawatan VIP. Seluruh kebutuhan selama menjalani pengobatan, mulai dari susu, pampers, makanan ringan, hingga kebutuhan makan keluarga yang mendampingi, dipenuhi oleh sosok polisi misterius tersebut.

“Awalnya kami tidak mengenal beliau. Tahu-tahu semua kebutuhan Arya dipenuhi, bahkan ditempatkan di ruang VIP. Kami benar-benar terharu atas kepedulian beliau,” ujar Deris.

Kebaikan sosok misterius itu tidak berhenti sampai di situ. Ia juga berkomitmen membangun kembali rumah keluarga korban yang habis dilalap api. Selain itu, ayah Arya dijanjikan bantuan modal usaha agar tidak perlu lagi merantau ke luar daerah dan dapat membesarkan putranya di kampung halaman.

Menurut Deris, proses pembersihan puing-puing bekas kebakaran serta persiapan pembangunan rumah kini mulai dilakukan.
Hingga saat ini, sosok misterius tersebut tetap memilih merahasiakan identitasnya dan tidak ingin namanya dipublikasikan. Ia hanya ingin membantu dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan maupun perhatian publik.

“Kami benar-benar tidak tahu bagaimana membalas kebaikan beliau. Ibu sampai menangis karena terharu. Semoga Allah membalas semua kebaikan beliau. Kami yakin di balik musibah ini pasti ada hikmahnya,” tutur Deris penuh rasa syukur.(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *