WH.BURU, MALUKU – Sinergi antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam Program Karya Bakti Skala Besar Kodam XV/Patimura. Kali ini fokusnya pada penyediaan hunian layak melalui pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Parbulu, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Minggu (05/07/2026).

Personel Satgas Karbak Skala Besar, Serda Yusrin, turun langsung ke lokasi untuk memonitoring jalannya pembangunan. Tahapan awal yang dilaksanakan meliputi pembuatan bowplank atau papan pembatas struktur bangunan, dilanjutkan dengan penggalian dan pembuatan fondasi rumah.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Terlihat Babinsa Desa Parbulu Serda Yusrin, Babinsa Desa Debowae Serda Suhardi, Ketua RT 02 Desa Parbulu Bapak Atem, bersama sekitar 30 orang warga setempat bahu-membahu bekerja di lapangan.
Serda Yusrin menyampaikan bahwa monitoring ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan aman, lancar, dan sesuai target.
“Kami hadir untuk mengawal dan memastikan pembangunan ini tepat sasaran. Yang paling penting, semangat gotong royong warga Desa Parbulu kembali tumbuh,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Desa Parbulu segera memiliki hunian yang layak dan nyaman untuk ditempati.
Dalam paparannya, Andar menjelaskan bahwa LPDP kini terus bertransformasi dari lembaga yang berfokus pada pendanaan pendidikan (education-centric) menjadi lembaga yang berorientasi pada dampak (impact-driven). Melalui berbagai program beasiswa, riset, dan kolaborasi strategis, LPDP mendorong lahirnya talenta-talenta unggul yang mampu menjadi inovator, pemimpin, peneliti, akademisi, maupun wirausahawan yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Indonesia. Sejalan dengan arah pembangunan nasional, LPDP juga terus menajamkan fokus pengembangan talenta pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dan berbagai industri strategis nasional, tanpa mengabaikan pentingnya bidang SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, dan Education) sebagai fondasi pembangunan manusia Indonesia yang utuh. “Sebenarnya seluruh industri-industri strategis yang dibutuhkan negara kita untuk bertumbuh maju itu potensinya ada di Pulau Buru ini, tugas kita untuk mendukung lahirnya putra-putri Buru, putra-putri Indonesia menjadi penggerak dan berkontribusi di sektor-sektor strategis tersebut”, tegas Andar. Tren Positif Kinerja Layanan LPDP Sejak berdiri pada tahun 2013, LPDP terus menunjukkan tren positif dalam pengelolaan Dana Abadi di Bidang Pendidikan dan penyelenggaraan berbagai program pengembangan talenta nasional. Hingga 31 Mei 2026, LPDP telah memberikan Beasiswa LPDP kepada 58.749 penerima, yang terdiri atas 42.464 penerima magister, 12.462 penerima doktor, 3.382 dokter spesialis, dan 441 peserta program non-degree. Selain itu, melalui berbagai program kolaborasi bersama kementerian dan lembaga, LPDP telah memberikan manfaat kepada lebih dari 625 ribu penerima beasiswa, mendanai 4.323 proyek riset, memperkuat 23 Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum, serta mendukung ribuan penerima manfaat Dana Abadi Kebudayaan. Jumlah alumni program degree juga terus meningkat. Hingga Mei 2026, tercatat 37.331 alumni telah menyelesaikan studinya, sementara 37.369 awardee lainnya masih menjalani pendidikan di berbagai perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Dalam beberapa tahun mendatang, jumlah tersebut diproyeksikan akan terus bertambah seiring semakin banyaknya penerima beasiswa yang menyelesaikan studi dan kembali berkontribusi di berbagai sektor pembangunan nasional. Keberpihakan Lebih Luas pada Kelompok Afirmasi Dalam kesempatan tersebut, Andar juga menyampaikan berbagai kebijakan terbaru pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 khususnya yang berkaitan dengan kelompok afirmasi. Untuk meringankan barrier to entry, LPDP menyempurnakan persyaratan kemampuan Bahasa Inggris. Pendaftar magister dan doktor tujuan luar negeri yang belum memiliki LoA Unconditional kini dapat menggunakan lebih banyak pilihan sertifikat, termasuk DET, TOEP, dan sertifikat Pusat Bahasa perguruan tinggi yang terdaftar di LPDP. Adapun pendaftar tujuan luar negeri yang telah memiliki LoA Unconditional sesuai ketentuan LPDP
lagi diwajibkan mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris. Kebijakan ini memperluas akses tanpa mengurangi standar kualitas seleksi. Untuk mendorong calon pendaftar memperluas pilihan studi sekaligus berani membidik perguruan tinggi terbaik dunia, Andar juga menjelaskan berbagai keuntungan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA Unconditional dari kampus-kampus dalam daftar Universitas Unggulan LPDP. Pada Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026, daftar Universitas Unggulan diperluas dari 17 menjadi 31 perguruan tinggi. Sebanyak 17 Universitas Unggulan tetap berlaku untuk seluruh program studi (all subjects), sementara 14 universitas tambahan diprioritaskan untuk bidang-bidang STEM yang mendukung pengembangan industri strategis nasional. Melalui Program Beasiswa Akselerasi pada Universitas Unggulan, pendaftar yang telah memperoleh LoA Unconditional dari 31 Universitas Unggulan tersebut juga akan mendapatkan prioritas sesuai ketentuan LPDP. Rektor Universitas Iqra Buru, Dr. Muhammad Sehol, menyampaikan apresiasi atas kehadiran LPDP yang untuk pertama kalinya menyelenggarakan kegiatan sosialisasi di Pulau Buru. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai peluang melanjutkan pendidikan melalui Beasiswa LPDP. “Ini adalah salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat kepada kami, Universitas Iqra Buru, stakeholders, dan seluruh masyarakat Buru untuk pembangunan manusianya. Kehadiran LPDP di sini tentu akan menyampaikan kesempatan bahwa program ini tidak hanya untuk dosen-dosen namun terbuka untuk seluruh masyarakat apa pun profesinya. Kami sering bersuara bahwa ketertinggalan daerah ini harus mendapat perhatian dan Alhamdulillah, kita di Pulau Buru ini masuk dalam daerah afirmasi dan diberikan relaksasi berbagai persyaratan”, ujar Sehol. Setidaknya sejak tahun 2018, mahasiswa Universitas Iqra Buru telah menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia dari Pulau Buru mampu bersaing secara nasional. Setiap tahun, selalu terdapat lulusan Universitas Iqra Buru yang berhasil memperoleh Beasiswa LPDP. Kehadiran LPDP secara langsung di Pulau Buru diharapkan semakin meningkatkan keberanian sekaligus kesiapan generasi muda daerah untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri. Kegiatan Sosialisasi Beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2026 diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri atas mahasiswa tingkat akhir, dosen, tenaga kependidikan, aparatur sipil negara, unsur TNI dan Polri, tenaga kesehatan, serta masyarakat umum di Pulau Buru yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi. Melalui kegiatan ini, LPDP berharap semakin banyak talenta terbaik dari Pulau Buru dan Provinsi Maluku yang memperoleh kesempatan mengakses pendidikan tinggi berkualitas, sehingga mampu menjadi bagian dari ekosistem talenta unggul Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun bangsa. “Kami memberitakan pintu dan peluang yang terbuka, gagal? Kembalilah mencoba di Tahap 2 ini dan tahun-tahun selanjutnya, belajar lagi, perbaiki lagi
editor : Ida











