WH.Surabaya – Semangat gotong royong dan kebersamaan begitu terasa dalam pelaksanaan Bersih Desa Kebraon yang digelar di Kelurahan Kebraon, Kecamatan Karang Pilang, Surabaya, selama dua hari, Sabtu hingga Minggu (11–12 Juli 2026).
Tradisi tahunan yang telah mengakar di tengah masyarakat ini tidak hanya menjadi bentuk pelestarian budaya leluhur, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat.
Kegiatan tersebut diprakarsai oleh para Ketua RT dan Ketua RW se-Kelurahan Kebraon dengan Harjono, Ketua RW 03, sebagai Ketua Panitia.

Pelaksanaannya didukung penuh oleh LPMK, Karang Taruna, KSH, PKK, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta seluruh warga yang bergotong royong menyukseskan setiap rangkaian acara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kebraon Distiani Dwi Astutik, S.H., Camat Karang Pilang, Ketua LPMK Kebraon, para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Kebraon, tokoh agama, tokoh masyarakat, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Karang Taruna, KSH, PKK, pelaku UMKM, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Rangkaian Bersih Desa diawali pada Sabtu dengan Khotmil Al-Qur’an sebagai ikhtiar memohon keselamatan, keberkahan, kedamaian, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Kelurahan Kebraon.
Setelah itu, masyarakat mengikuti tradisi barian atau makan bersama sebagai simbol rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Pada malam harinya, suasana semakin semarak dengan hiburan campursari yang disambut antusias masyarakat. Kemudian acara dilanjutkan dengan pagelaran wayang kulit, sebagai bentuk pelestarian seni budaya Jawa yang sarat akan nilai-nilai moral dan kearifan lokal.
Memasuki hari kedua, Minggu pagi, warga mengikuti senam bersama yang dilanjutkan dengan jalan sehat. Selain mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi yang memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan hiburan elektone yang semakin menambah kemeriahan perayaan.
Ketua Panitia, Harjono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga Bersih Desa Kebraon dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses.
“Keberhasilan kegiatan ini merupakan hasil kekompakan seluruh Ketua RT dan RW, LPMK, Karang Taruna, KSH, PKK, pelaku UMKM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta seluruh warga Kelurahan Kebraon. Semangat gotong royong seperti inilah yang harus terus dijaga sebagai kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang harmonis,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Kebraon Distiani Dwi Astutik, S.H. mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat serta sinergi yang terjalin antara pemerintah kelurahan, unsur TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Bersih Desa bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, mempererat persaudaraan, serta membangun kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, kita dapat terus menjaga Kelurahan Kebraon yang aman, rukun, harmonis, dan tetap melestarikan nilai-nilai budaya warisan leluhur,” tuturnya.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang aktif mendampingi setiap rangkaian kegiatan turut memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Sinergi aparat keamanan bersama panitia dan warga menjadi salah satu faktor penting yang mendukung kelancaran pelaksanaan Bersih Desa hingga selesai.
Melalui keterlibatan seluruh RT dan RW se-Kelurahan Kebraon, pemerintah kelurahan, LPMK, Karang Taruna, PKK, KSH, UMKM, tokoh masyarakat, serta dukungan TNI-Polri, Bersih Desa Kebraon 2026 berlangsung meriah, tertib, aman, dan penuh nuansa kekeluargaan. Kegiatan ini diharapkan terus menjadi agenda tahunan yang memperkokoh semangat gotong royong, mempererat persatuan, sekaligus menjaga kelestarian budaya sebagai identitas masyarakat Kebraon.
(Gus-Sum)
editor; Ida











