ERFINA RAHAYU MENGAKU BUKAN MARGA LAWALATA. BERTINDAK MEMBLOKKADE RUAS JALAN.DI NAMLEA CITY.

banner 468x60

WH.Namlea – Pada hari selasa tanggal 14 juli 2026 kembali terjadi yang ke dua kali pemalangan jalan oleh RAHAYU

Giat pemalangan Jalan di lakukan dengan tujuan menuntut pemerintah daerah buru segera ganti rugi.kepada pemilik lahan.pjw. dengan dalih pemda sudah ada pengakuan untuk bayar.di thn lalu namun sudah 16 thn belum tuntas di Bayarkan tinggal bambang .

Gantung harapan kami kepada waris pjw.Erfina rahayu cs.tutur ervina. Situasi memanas.timbul adu perdebatan sempat terjadi.

Hadir sekda buru dampingi kapolsek namlea di rumah ervina . Untuk memenuhi tuntutan ervina cs.

Pemalangan menggunakan coran batako dan pada pkl 6 pagi. Sehingga para pengguna jalan anak sekolahan terlambat masuk sekolah masyarakat mengeluh dan sesalkan jalan di tutup, sehingga aksese jalan pun macet seketika dan para pengguna jalan putar balik haluan.

Kemudian gabungan keamanan di pimpin kapolsek carles langitan bertindak cepat untuk pasukan turun ke lokasi.

Selanjutnya dprd buru di hubungi merasa terpanggil sehubungan dengan kebutuhan masyarakat penguna jalan ,namun penuh perhatian dan semangat empat lima .

DPRD tinjau lokasi dan berapi api untuk memberikan edukasi penjelasan alur mekanisme paparan aturan dudukan regulasi kepada ahli waris pjw .ervina cs. Sehingga di fahami. berhasil memberikan penerangan dari dprd kabupaten buru di lokasi blokade oleh ADE TUKUBOYA DAN MO TERNATE BAGIAN BANGGAR. kepada PJW (ERVINA RAHAYU.CS).

Selanjutnya Berhasil bonkar pemalangan jalan oleh tim gabungan carles langitan. Pada pkl 10 .45 menit. Selanjutnya masyarakat dapat melintasi jalan kembali.

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *