Buaya Situ Habibi Resahkan Warga, Pemerintah Diminta Segera Bertindak

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Keberadaan buaya di Situ Habibi, Kampung Pasirkawung, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, semakin meresahkan warga. Setelah seekor anak sapi dilaporkan diserang reptil tersebut di hadapan sejumlah pengunjung, masyarakat meminta pemerintah dan

instansi terkait segera melakukan penanganan sebelum menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa yang sempat direkam pengunjung dan beredar luas di media sosial memperlihatkan seekor buaya menggigit anak sapi yang tercebur ke dalam situ. Dalam video itu terdengar teriakan warga yang berusaha mengusir predator tersebut, namun hewan itu tetap
mempertahankan mangsanya.

Kejadian tersebut membuat warga menduga jumlah buaya di Situ Habibi lebih dari satu ekor. Kemunculan reptil itu yang dinilai semakin sering membuat masyarakat mulai mengurangi aktivitas di sekitar lokasi.

Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi, mengatakan pemerintah desa telahberkoordinasi dengan sejumlah pihak dan mengirimkan surat kepada instansi berwenang agar keberadaan buaya segera mendapat penanganan.

“Kami sudah menyampaikan surat kepada pihak terkait agar ada tindak lanjut. Masyarakat dan pengunjung juga kami imbau untuk meningkatkan
kewaspadaan saat berada di sekitar Situ Habibi,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Menurut Bakang, pemerintah desa terus melakukan sosialisasi melalui kepala dusun dan ketua RT agar warga memahami potensi bahaya yang ditimbulkan buaya dan lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar danau.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi yang memiliki kewenangan dapat segera melakukan kajian lapangan dan mengambil langkah penanganan yang menyeluruh.

“Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, tetapi tetap memperhatikan kelestarian satwa liar sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

Warga mengaku khawatir apabila kondisi tersebut dibiarkan berlarut-larut. Mereka menilai langkah antisipasi harus dilakukan lebih awal dan tidak menunggu hingga terjadi korban manusia.

“Jangan sampai setelah ada korban baru semua bergerak. Pencegahan jauh lebih penting,” kata salah seorang warga.

Warga lainnya menyebut buaya di Situ Habibi diduga bukan pertama kali memangsa ternak. Menurutnya, sebelumnya juga pernah terjadi insiden yang nyaris membahayakan manusia.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah desa yang cepat berkoordinasi. Sekarang kami berharap instansi terkait juga segera turun tangan karena ini sudah menjadi persoalan serius,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama BKSDA dan instansi terkait segera melakukan kajian lapangan, memasang rambu peringatan, serta menentukan langkah penanganan yang tepat agar keselamatan warga tetap terjamin tanpa mengabaikan aspek konservasi satwa liar.

Dengan adanya tindakan cepat dari pihak berwenang, warga berharap Situ Habibi tidak lagi menjadi sumber kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sekitarnya.(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *