Harmoni Keberlanjutan di IMIP: “Pabrik Berjalan, Harmoni Alam Tetap Terjaga “

banner 468x60

WH.Morowali -Tak bisa dimungkiri kehadiran kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park ( PT IMIP) di Morowali telah memicu pertumbuhan ekonomi yang signifikan namun memunculkan tantangan besar terkait kelestarian alam dan tata kelola lingkungan.

Harmoni Keberlanjutan adalah keselarasan antara pemenuhan kebutuhan masa kini dengan upaya menjaga keseimbangan alam.

PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP) yang berlokasi di Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, adalah kawasan industri berbasis nikel terbesar. Dalam Tata Kelola Berkelanjutan dan praktik ESG (Environmental, Sosial, and Governance)Tidak hanya berfokus pada hasil produksi.Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup, Sosial serta Program Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Dalam menjalankan Keberlanjutan Kawasan IMIP selain Transisi Energi dan Dekarbonisasi guna mendukung target Net Zero Emissions nasional pada tahun 2060 juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi melalui pelibatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal dan perluasan lapangan kerja yang berdaya saing di sekitar Morowali.

Sementara itu, jumlah UMKM di Kecamatan Bahodopi terus melonjak signifikan, yang mampu menyerap belasan ribu tenaga kerja lokal. Sektor yang mendominasi meliputi, kuliner seperti warung makan, laundry dan kos – kosan.

Mba Sri, seorang perempuan asal Surabaya bersama suami mengadu nasib di Morowali dengan membuka warung makan, yang berlokasi di Desa Labota.

Ia menceritakan, awal mula aktivitas berjual sejak tahun 2022, dibantu suami dan dua anaknya.

“Alhamdulillah, hingga sekarang ini, usaha warung makan kami semakin meningkat dengan varian menu berbeda. Dari sini bisa meraup keuntungan yang lebih,” ujar Mba Sri sapaan akrabnya, Rabu(8/8/2026).

PT IMIP dalam Menjaga harmoni antara pertumbuhan dan lingkungan berkomitmen hadir sebagai solusi, melalui aksi nyata pengelolaan sampah berkelanjutan di dalam maupun di luar kawasan.

Sementara disisi kelestarian lingkungan dikawasan Industri, IMIP terus berkomitmen menjaga keseimbangan ekosistem melalui program penanaman magrove.Hal ini sebagai upaya melindungi makhluk hidup di area sekitar industri.

PT IMIP juga secara aktif merestorasi pesisir melalui konservasi magrove pada area yang jauh dari kawasan industri dan di luar Kabupaten Morowali.

Hal ini disampaikan, Head of CSR Departement PT IMIP, R.Tommy Adi Prayogo.

Hal senada turut disampaikan oleh Direktur Environmental and Sustainability PT IMIP, Dermawati S., pada peringatan Hari Magrove Sedunia, di Denpasar, Bali (Minggu,26/07/2026), mengatakan bahwa keterlibatan perusahaan dalam rehabilitasi mangrove merupakan implementasi nyata dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan.

Pada kesempatan itu, PT IMIP turut serta dalam aksi penanaman lebih dari satu juta bibit mangrove di 162 titik yang tersebar di 37 provinsi.

Sebagai kawasan Industri strategis, IMIP terus menjalankan operasional secara produktif dan efisien. IMIP berkomitmen untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan melalui inovasi dan kepatuhan terhadap standar yang berlaku.

Disisi lain, ada kabar baik dari Bangkok, Thailand, Program PT IMIP Raih Empat Penghargaan CSR & ESG Summit Award 2026.Penghargaan Internasional tersebut meliputi, bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan dan kemandirian desa.

(Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *