Dugaan Kekerasan Oknum Guru BK SMKN 1 Gondang Nganjuk, Sekolah Bantah Banting Siswa Hingga Patah Tulang

banner 468x60

WH.​NGANJUK – Dugaan tindakan kekerasan terjadi di lingkungan SMKN 1 Gondang, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Seorang guru Bimbingan Konseling (BK) berinisial A diduga melakukan kekerasan fisik terhadap siswa kelas X berinisial P hingga mengalami patah tulang lengan pada Senin (3/8/2026).

​Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa tersebut bermula saat P bersama beberapa rekannya berada di area sekolah pada jam pelajaran. Saksi membantah tuduhan bahwa kelompok siswa tersebut sedang merokok.

Ia menyebut oknum guru BK sempat memiting dan membanting korban hingga berujung cedera parah.

​”Saat itu kami tidak merokok. Oknum guru BK memiting dan membanting P sampai patah tulang,” ujar salah satu saksi yang berada di tempat kejadian.

​Klarifikasi Pihak Sekolah
​Humas SMKN 1 Gondang, Rido, membenarkan adanya insiden yang melibatkan siswa P dan guru BK berinisial A. Namun, pihak sekolah membantah keras narasi pembantingan dan kekerasan fisik berencana.

​Rido menjelaskan, peristiwa itu berawal ketika guru melakukan penyisiran terhadap sejumlah siswa yang keluar dari kelas pada jam pelajaran siang dan tak kunjung kembali. Guru menemukan para siswa berada di area Mandi, Cuci, Kakus (MCK) sekolah dengan ditemukannya bukti puntung rokok.

​”Saat dipergoki, anak-anak tersebut melarikan diri. Pak A berusaha menahan salah satu murid dengan memegang tangannya.

Siswa tersebut kaget, terjatuh, dan dimungkinkan salah posisi saat jatuh hingga mengalami patah tulang,” kata Rido saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2026).
​Ia menegaskan pihak sekolah bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut dan telah mendampingi korban sejak awal kejadian.

​”Kami langsung membawa siswa ke fasilitas kesehatan. Pihak sekolah juga sudah menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada keluarga korban dan tidak akan lepas tangan,” lanjut Rido.
​Saat ini, korban P tengah menjalani perawatan medis intensif berupa tindakan operasi pada lengan yang cedera di Rumah Sakit Daerah (RSD) Nganjuk

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *