WH.NGANJUK –Gelombang semangat gotong royong menyelimuti bumi Anjuk Ladang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk menggerakkan Gerakan Kerja Bakti Serentak di seluruh penjuru wilayah pada Minggu pagi (9/8/2026).

Aksi kolosal ini digelar sebagai bagian dari rangkaian semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sejak pukul 06.00 WIB, suasana riuh dan guyub sudah terasa di area pemukiman warga. Masyarakat dari berbagai elemen bahu-membahu membersihkan saluran air, merapikan fasilitas publik, hingga menata tanaman di lingkungan sekitar guna menciptakan suasana kawasan yang bersih, rapi, dan asri.
Tak sekadar memberi instruksi dari balik meja, Bupati Nganjuk, Dr. Drs. Marhaen Djumadi, S.H., M.M., M.B.A., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan.
Orang nomor satu di Nganjuk tersebut meninjau sekaligus membaur bersama warga di beberapa titik lokasi, di antaranya Kelurahan Kartoharjo (Kecamatan Nganjuk) dan Dusun Padasan, Desa Bagor Etan (Kecamatan Sukomoro).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah di tengah-tengah aksi bersih-bersih ini makin membakar antusiasme warga. Sekat antara pejabat dan masyarakat seolah melebur dalam semangat kerja bersama.
Dalam arahannya, Bupati Marhaen Djumadi menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan partisipasi aktif seluruh warga Nganjuk yang sukses menyemarakkan gerakan ini.
“Dengan semangat gotong royong, kita memupuk rasa solidaritas, kebersamaan, dan bahu-membahu untuk kepentingan bersama,” ujar Marhaen tegas di sela-sela peninjauan.
Ia menambahkan bahwa nilai gotong royong merupakan fondasi sosial yang sangat berharga dan tidak boleh luntur dimakan zaman. Menurutnya, aksi kebersihan ini bukan sekadar agenda rutin menyambut Hari Kemerdekaan RI, melainkan pemantik agar budaya hidup bersih dan peduli lingkungan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Lewat Gerakan Kerja Bakti Serentak ini, Pemkab Nganjuk berharap nilai-nilai perjuangan dan persatuan yang dicontohkan para pahlawan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi diwujudkan secara nyata melalui aksi kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
editor : Ida











