WH.SUKABUMI – Laka lantas yang melibatkan empat unit kendaraan terjadi di kawasan Kampung Pasapen, Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Kabupaten Sukabumi, Senin siang (4/8/2025). Kejadian ini menyebabkan empat orang mengalami luka, salah satunya seorang anak sekolah dasar.
Insiden bermula saat sebuah mobil Daihatsu Sigra berpelat B 1654 HOB yang dikemudikan MMR (29), mahasiswa asal Palabuhanratu, melaju dari arah selatan menuju Warungkiara. Saat melintasi tanjakan menikung, mobil tersebut kehilangan kendali.
Tanpa bisa menghindar, mobil langsung menghantam sepeda motor Yamaha Mio bernomor F 4204 QK yang datang dari arah berlawanan. Sepeda motor tersebut dikendarai EG (28), warga Bantargadung, yang membonceng seorang anak berusia 9 tahun berinisial AG.
Benturan keras menyebabkan keduanya terpental ke aspal.
Setelah itu, mobil Sigra terus bergerak liar ke arah kiri jalan dan menabrak mobil Toyota Cayla F 491 OM yang sedang diparkir. Dampaknya, Cayla terdorong dan menghantam bagian belakang Honda Brio dengan nomor polisi F 1873 UY yang juga terparkir.
EG mengalami luka serius di tangan dan bagian kepala, sementara AG mengalami cedera di wajah, kaki, tangan, dan perut.
TN (34), pengemudi Honda Brio yang saat itu berada di dekat kendaraannya, turut menjadi korban dengan luka di pelipis kiri dan langsung dirujuk ke RS DKH Cibadak.

MMR hanya mengalami luka ringan dan sempat mendapat perawatan di Puskesmas setempat.
Kepala Desa Bantargadung, Uus Amrullah, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa saat tiba di lokasi, proses penanganan korban sudah hampir selesai.
“Saya datang ke lokasi setelah kejadian. Warga bilang mobilnya oleng, nabrak motor dulu, baru mobil yang parkir,” ungkap Uus kepada wartawan.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah satu warga, Endang Tolib. “Saya hanya dengar suara keras, pas lihat sudah banyak orang. Kata orang-orang, mobil dari atas nabrak motor dulu, terus dua mobil di pinggir jalan,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan Unit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, peristiwa terjadi di jalan beraspal yang dalam kondisi kering dengan arus lalu lintas lancar. Total kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta.
(Nanan apon)
editor : Ida











