WH.Maluku – Kepala Dinas Pertanian Kabupten Kepulan Tanimbar Maluku, Rony Watumlawar dan Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan pembohongan publik terkait pengadan barang benih tanamam sayur, pupuk dan obat obatan kimia disembilan desa kecamatan wertamrian.

Penagadaan Benih tanam sayur dan Pupuk dan obat obatan kimia berdasarakan nomor 253/224 BHAP DISTAN/X2023 sangat disyangkan perencanan yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Tahun Anggaran 2023 dengan total pangu anggaran Rp 132.46 – 5180 Rp 154.964.880.dua angaran yang berbeda dipergunakan untuk membelikan kebutuhan pertanian khusus desa desa yang berada di kecamatan wertamrian.
Biaya yang dikucurkan mencapai ratusan juta rupiah diduga kepala dinas dan Kabid holtikultura tidak melakukan pembelanjaan namun anggaran tersebut diduga dipake utuk kebutuhan pribadi.
Salah satu masyarakat petani yang diwawancarai terkait bantuan tahun anggaran 2023 dari dinas pertanian tidak perna mendapatkan.Kalaupun kami menerima bantuan tersebut pasti kami gunakan sebaik mungkin,” ucap dia kepada wartawan (27/12).
Dibenarkan lagi, biasanya Dinas Pertanian dan Para Penyuluh dan Kordinator Penyuluh menyalurkan bantuan biasanya melalaui Pemerintah Desa, setelah itu baru diumumkan lepada kami sebagai kelompok petani Gapoktan.
Anggaran yang tersedia dugaan menacapai ratusan juta rupia dugaan kuat diperkaya diri oleh kepala dinas dan kabid holtikultura.
Bukan saja itu yang turut bertanggung jawab kasubag perencanaan kepala bidang sarana prasarana Kerja kotor yang dimainkan oleh dinas pertanian perlu menjadi pihak penegak hukum.
Kejakasaan Negri saumlaki diminta segera melakukan pemeriksan terahadap Kadis Pertanian dan kroni – kroninya, segera mempertanggung jawabkan angar ratusan juta tersebut.
Praktek kejahatan ini diduga suda dilakukan berulang kali oleh dinas pertanian. Salah satuanya kejahatan pengadan Herbisida yang di simpan di Reins tidak dibagikan ke masyarakat petani tapi diperjual belikan ke kepada pengusaha pengusaha liar. (Hendrik)
editor : Ida











