WH.Sukabumi – Sebanyak 71 orang dilaporkan terjebak di dermaga SBP, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, setelah jembatan dermaga terputus akibat diterjang gelombang besar. Hingga Kamis (17/10/2024) pukul 12.00 WIB, baru delapan orang yang berhasil dievakuasi oleh tim Basarnas menggunakan helikopter.
Fauzi (24), salah satu nelayan yang turut terjebak, mengonfirmasi jumlah korban yang masih berada di lokasi saat dihubungi oleh Lingkarpena.id pada Kamis pagi melalui telepon. Fauzi, yang merupakan warga Kampung Cilegok, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, menjelaskan bahwa selain nelayan, beberapa pemancing ikan juga ikut terjebak.
“Iya, semuanya ada 71 orang yang terjebak di sini. Mereka terdiri dari nelayan dan pemancing,” kata Fauzi.
Ia menambahkan bahwa mereka telah bertahan di dermaga selama satu hari satu malam sejak jembatan terputus pada Rabu, setelah dihantam gelombang besar. Beruntung, bantuan makanan dan air minum sudah mereka terima dari Basarnas yang dikirimkan menggunakan helikopter pada Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
“Alhamdulillah, tadi pagi kami menerima bantuan air minum dan makanan dari helikopter Basarnas,” ujar Fauzi.
Namun, proses evakuasi para korban masih berlangsung. Hingga siang ini, baru delapan orang yang berhasil diangkut oleh helikopter Basarnas dalam empat kali penerbangan, dengan dua orang dievakuasi setiap kali penerbangan.
“Sampai sekarang baru delapan orang yang dievakuasi. Mereka diangkut dua-dua, tidak bisa banyak,” jelas Fauzi. (Nanan apon)
editor : Ida











