Polres Sukabumi Pertimbangkan Pembinaan bagi Remaja yang Terlibat, Pendidikan Jadi Prioritas

banner 468x60

WH.Sukabumi – Polres Sukabumi menegaskan bahwa penegakan hukum tetap dilakukan terhadap kelompok remaja yang diamankan karena aksi berkumpul di malam hari dengan sepeda motor dan membawa senjata tajam (sajam). Namun, Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Samian SIK MSi menyebut ada kemungkinan pembinaan bagi mereka agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

“Kami memiliki kewenangan diskresi kepolisian, sesuai dengan Undang-Undang Peradilan Anak melalui mekanisme diversi. Jika memungkinkan, mereka bisa dibina agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terganggu proses hukum,” ujarnya, jumat (7/2/2025).

Kapolres menekankan bahwa dalam mempertimbangkan diversi, pihaknya akan melihat aspek ancaman hukuman, kondisi korban, serta masukan dari orang tua, lingkungan, dan pengawas sekolah. “Yang utama adalah bagaimana mereka bisa dibina dan kembali ke jalur pendidikan, tanpa mengabaikan proses hukum yang berlaku,”

Sebagai langkah pencegahan, Polres Sukabumi mengundang orang tua, tenaga pendidik, serta perwakilan RT dan RW untuk berdiskusi mengenai solusi terbaik guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami ingin peristiwa ini menjadi yang terakhir di wilayah hukum Polres Sukabumi. Kami berharap ini bisa menjadi pembelajaran bagi para pelaku maupun masyarakat lainnya,” tambahnya.

“Kami akan mempertimbangkan aspek ancaman hukuman, kondisi korban, serta permohonan dari orang tua dan lingkungan. Jika memungkinkan, mereka bisa dibina agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terganggu proses hukum,” jelasnya.

(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *