WH.BOGOR – Selasa (11/2/2025). Camat dramaga H.Atep S Sumaryo memberikan penjelasan kepada awak media warta hukum net. Pertemuan hari ini merupakan undangan dari kami dari kecamatan Dramaga untuk sinergitas antara ormas dan okp yang ada di kecamatan Dramaga dan juga menjawab harapan dari perwakilan ormas pemuda Pancasila pada saat Musrenbang tentang kegiatan-kegiatan untuk peningkatan sumber daya manusia yang tidak terkaper ( belum terkaper) di dalam Musrenbang.
Kami setelah beres Musrenbang ngobrol dengan anggota dewan di lapangan waktu itu dengan pak Hasani dari PPP beliau menyampaikan sok kalau pemuda mau pelatihan kita bantu pasilitasi dengan pokir dari beliau,jadi hari ini,tadi kami menawarkan dan sudah kordinasi dengan dinas tenaga kerja, ternyata di dinas tenaga kerja ada 9 pelatihan dari 9 pelatihan itu mereka memilih satu yaitu teknologi informasi dan jaringan untuk kegiatan digital marketing para pelaku UKM.”ucapnya.
Usulan yang mereka garis bawahi ingin adanya sinergitas antara okp dan ormas dengan Kepala desa dan juga dengan kecamatan.kalau kepemudaan karena di tunggu oleh anggota dewan untuk segera memasukan proposal sebelum SIPD di tutup,jadi tanggal 20 itu proposal harus masuk ke pak Hasani dan kami menargetkan barusan tanggal 18 harus sudah selesai ,biar kalau nanti ada perbaikan masih ada jeda waktu untuk memperbaiki.
Pada prinsipnya gini saya tadi sampaikan bahwa dalam Musrenbang itu ada 2 kegiatan pembangunan, pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia,nah selama ini mungkin karena keperluan jadi seolah-olah Kepala desa hanya mementingkan infrastruktur, apalagi infrastrukturkan penting tanpa mengakomodir peningkatan sumber daya manusia itu menurut persi dari teman-teman gitu,nah kita mencoba agar tinggal ini tinggal di masukan kegiatan pokir dewan.kedepan saya berharap tidak ada lagi istilah tidak di akomodir kami selalu siap untuk menerima audensi kapanpun, Alhamdulillah para ketua pemuda dan ormas yang ada di kecamatan Dramaga pada prinsipnya mereka menyambut baik bisa di laksanakan pertemuan ini.kemudian di tempat terpisah ketua pemuda Pancasila Kecamatan Dramaga, Suhendar S,si menambahkan, sebetulnya ini gayung bersambut yah,tindak lanjut oleh pihak kecamatan, sayakan sudah beberapa kali menyuarakan perihal kepemudaan, kepemudaan, kepemudaan,nah ini anak muda yang ada di kecamatan Dramaga,saya menilainya selama ini potensi-potensi yang ada tidak pernah di berdayakan yah,jadi mungkin saya terlalu sering menyampaikan ke pihak muspika akhirnya ini pak camat menyiasati, mengundang kita semua para ketua ormas di pasilitasi oleh pa camat untuk menyampaikan ide dan gagasannya nah itu mungkin tujuan pa camat yah.”ucapnya.

Kemudian ide dan gagasannya banyak sekali,kitakan pingin berperan aktif yah, memberikan kontribusi positif terhadap kecamatan Dramaga.banyak tadi ide-ide gagasan kaya tadi Kita di usulkan adanya pelatihan-pelatihan, memberikan keterampilan kepada anak muda, pemberdayaan,di kita ada apa sih.ukm-ukm yang mungkin kita bisa bantu untuk mengexpos, menjual yang tadi saya sampaikan,nah dalam hal pembangunan kan kita nih punya tenaga, punya waktu,punya pemikiran mungkin punya keahlian,dari pada melibatkan pihak ketiga dari luar sana mungkin di sini juga ada potensi-potensi yang ada gitu yah.ya saya ingin semua di rangkullah jadi selama ini jangankan di rangkul yah,kran-kran itu tertutup, informasi-informasi tertutup kalau kita mencari-cari seolah kitanih kepo yah,ya kita saling menghargailah kaya tadi ada Musrenbangdes kalau kita ga di undang masa kita harus datang sih.dan kawatirnya kedatangan kita ini kalau tidak di undang tidak berkenan,nah maksud saya informasi-informasi ini di sampaikan,nah pa camat sebagai atasan dari pemerintahan desa ini menyampaikan tadi pesan-pesan tadi dari pemuda gitu.terus pertama itu,kedua kita pingin satu tempat yang kita bisa kumpul bersama,Nah sekder,nah kalau sudah sekder kita sering kumpul bersama minimal dari obrolan-obrolan ini ada ide dan gagasan yang ada satu pemahaman,mu ngapain
Obrolan-obrolan ini ada ide dan gagasan yang ada satu pemahaman,mu ngapain sih,kita kedepannya mau apa sih,nah minimal kita ada tempat dululah untuk kita kumpul bersama,kalau untuk kedepannya saya akan melihat,kita ga bisa kan parameternya kan harus jelas juga, dari semua usulan itu minimallah 50 persennya di akomodir kita juga tidak menuntut semua yang kita usulkan di akomodir, tapikan saya juga belum melihat nih,langkah kedepannya pa camat seperti apa yah,dari usulan-usulan tadi kita lihat kedepannya tinggal menunggu.”pungkasnya. (Rachman/Tim)
editor : Ida











