WH.Sukabumi – Kasus pengeroyokan terhadap Suherlan alias Samson (33) yang diduga berujung pada kematian terus menuai sorotan. Kali ini, Irgiana (39), seorang aktivis sosial asal Kebonturi cihurang Desa cidadap, Kecamatan Simpenan, angkat bicara dengan nada geram. Ia mendesak aparat penegak hukum segera menangkap dan menghukum pelaku secara adil.
“Saya atas nama relawan Peduli Skizofrenia Pelabuhanratu meminta agar para pelaku pengeroyokan Suherlan alias Samson segera ditangkap dan dihukum seadil-adilnya. Sampai hari ini mereka masih bebas berkeliaran,” tegas Irgiana kepada wartawan, Senin (5/5/2025).
Irgiana juga mengungkapkan bahwa keluarga korban, khususnya adik kandung Samson, menjadi korban intimidasi oleh para pelaku agar angkat kaki dari rumahnya sendiri.
“Perbuatan mereka tidak hanya keji, tapi juga tidak manusiawi. Adik kandung almarhum terus diteror dan diusir dari rumahnya sendiri. Di mana keadilan?” ucapnya.
Sebagai seorang aktivis yang mengaku aktif dalam isu-isu sosial di wilayah Simpenan, Irgiana merasa geram atas lambatnya penanganan kasus yang ia nilai sebagai bentuk pembiaran terhadap ketidakadilan.

“Saya mohon kepada para pemangku kebijakan agar serius menangani kasus ini. Para pelaku harus diamankan karena mereka nyata-nyata masih berkeliaran dan mengintimidasi adiknya samson” ujarnya.
(Nanan apon)
editor : Ida











