WH.Sukabumi – Duka mendalam menyelimuti keluarga asal Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. Dalam waktu yang hanya berselang sehari, seorang pelajar SMK berusia 16 tahun menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK), sementara sang ayah mengalami kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan dirinya koma di rumah sakit.
Peristiwa pembacokan terjadi pada Senin (26/5/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban remaja diserang secara tiba-tiba saat dalam perjalanan pulang usai mengantar temannya. Lokasi kejadian berada di Jalan Ciangsana, Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar.
“Dia baru saja pulang sekolah, habis nganter temennya. Tiba-tiba diserang dari belakang sama orang enggak dikenal. Pelakunya pakai helm dan sweater, bawa senjata kayak cerulit,” ujar Suryaman, kakak ipar korban, Selasa (27/5/2025).
Korban menderita luka cukup serius di bagian lengan dan tubuh sebelah kiri. Hingga kini, ia masih dalam perawatan intensif. Keluarga pun telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian setempat.
Namun, malang tak berhenti di situ. Jelang sehari sebelum insiden pembacokan itu, tepatnya Senin pagi sekitar pukul 10.30 WIB, sang ayah yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi F 4017 UBU mengalami kecelakaan di Jalan Printis Kemerdekaan, Kampung Hegarsari RT 01/12, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak.
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, IPDA Wangsit, kecelakaan terjadi saat motor yang dikendarai korban melaju dari arah Cikembang menuju Cibadak.
Ketika melewati jalan lurus, diduga sang pengendara kehilangan konsentrasi dan mengambil jalur kanan, lalu bertabrakan dengan truk Hino Tronton bernomor polisi F 9450 FF dari arah berlawanan.
“Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak bisa dihindari. Bagian depan motor menghantam sisi kanan depan truk,” ungkap IPDA Wangsit.
Ayah korban mengalami luka berat dan hingga kini belum sadarkan diri di rumah sakit.
Kapolsek Warungkiara, AKP H.R Panji Setiaji, membenarkan insiden pembacokan yang dialami pelajar tersebut. Menurutnya, kasus kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi.“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Semoga segera terungkap,” kata Panji.
(Nanan apon)
editor : Ida











