Korban Sempat Tukar Uang Sebelum Ditemukan Tewas di Belakang Gedung Walet

banner 468x60

WH.Sukabumi – Misteri kematian Apud, nelayan buruh yang ditemukan tewas di belakang kontrakan dekat Gedung Sarang Burung Walet Palabuhanratu, perlahan mulai terkuak. Salah satu warga, Yanto alias Gepeng, mengaku menjadi orang yang melihat korban dalam keadaan hidup.

“Sekitar jam sembilan malam, almarhum datang buat tukar uang seratus ribu. Saya bilang enggak ada receh, dia jawab ‘aya meren aya’, ya udah saya kasih saja,” kata Yanto saat di kompirmasi di kamar mayat R.S palabuhanratu.

Setelah itu, korban langsung pergi tanpa banyak bicara. Yanto mengaku tidak mengetahui ke mana korban menuju.

“Enggak tahu dia ke mana setelah itu. Tapi saya kenal, beliau memang warga sekitar sini,” ujarnya.

Keterangan Yanto memperkuat dugaan bahwa korban terakhir kali terlihat hidup sekitar pukul 21.00 WIB, atau hanya beberapa jam sebelum jasadnya ditemukan dalam kondisi bersujud keesokan harinya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Dugaan sementara, korban meninggal karena sakit, mengingat tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuhnya.

Namun seluruh informasi dari para saksi terus dikumpulkan untuk memastikan tidak ada unsur pidana di balik peristiwa ini.

(Nanan apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *