WH.Bangkalan -PT Permodalan Nasional Madani (PNM) saat ini sedang menghadapi krisis kepercayaan setelah kepala cabang Surabaya dianggap gugur dalam menangani kasus penyelewengan data yang masih menyimpan misteri. Pihak manajemen PNM dituding tidak transparan dalam mengelola data dan membungkam awak media yang mencoba menginvestigasi kasus tersebut.
Kepala cabang Surabaya PNM (irfan ardiyanto ) dikabarkan telah memblokir awak media yang mencoba mengakses informasi terkait penyelewengan data tersebut. Langkah ini dianggap sebagai upaya untuk menutupi kebenaran dan menghindari tanggung jawab.
“Kasus penyelewengan data ini sangat serius dan perlu diinvestigasi secara menyeluruh,” kata (Insial A)seorang aktivis yang peduli dengan transparansi perusahaan.
PNM belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus ini. Namun, banyak pihak yang menantikan jawaban dari perusahaan terkait penyelewengan data dan upaya memblokir awak media.
Faisol salah satu korban di blokir oleh PT permodalan nasional madani
Penulis: dewan penasehat/ red
editor : Ida











