Pria Diduga ODGJ Mengamuk, Linmas Desa Mekarnangka Jadi Korban Bacokan

banner 468x60

WH.SUKABUMI – Warga Kampung Muara, Desa Mekarnangka, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, dikejutkan dengan aksi pembacokan yang dilakukan seorang pria berinisial H (39) terhadap Adin Nurodin (74), Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi ketika Adin, yang diketahui merupakan Linmas Desa Mekarnangka, mendatangi rumah H setelah mendapat laporan warga bahwa pria tersebut diduga sedang mengamuk dan merusak rumahnya sendiri.

Berdasarkan keterangan saksi, Adin bersama sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk melihat situasi. Namun, saat melihat kedatangan Adin, H tiba-tiba menghampirinya dan diduga langsung mengayunkan senjata tajam ke arah kepala korban.

Warga yang berada di sekitar lokasi sontak panik. Situasi sempat mencekam sebelum sejumlah warga secara bersama-sama mengamankan H. Setelah berhasil ditangkap, kedua tangan H diikat menggunakan tali untuk mencegah aksi kembali terjadi.

Adin kemudian mendapat pertolongan medis dan dibawa ke Puskesmas Cikidang. Setelah mendapatkan penanganan, korban diperbolehkan pulang dan kini berada di rumah.

Sementara H juga dibawa ke Puskesmas Cikidang untuk menjalani pemeriksaan. Petugas medis kemudian memberikan penanganan dan suntikan penenang sebelum H dirujuk menggunakan ambulans menuju RSJ Marzuki Mahdi, Bogor, untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Cikidang IPTU Sapri, S.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut. Penanganan terhadap H dilakukan dengan melibatkan unsur terkait setelah yang bersangkutan diduga mengalami gangguan kejiwaan.

Menurut keterangan sejumlah warga, H sebelumnya juga pernah melakukan tindakan yang meresahkan, termasuk merusak rumah sendiri. Warga juga menyebut pernah terjadi persoalan dalam rumah tangga ketika kondisi H diduga kambuh.

Namun, informasi warga terkait penyebab gangguan kejiwaan H yang dikaitkan dengan aktivitas tertentu belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih sebatas cerita yang berkembang di masyarakat.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian warga Cikidang terhadap penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), terutama mereka yang sewaktu-waktu dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Pihak terkait dinilai perlu melakukan penanganan berkelanjutan, bukan hanya ketika terjadi kejadian. Pemantauan kondisi, pengobatan, serta pendampingan keluarga dinilai penting agar kasus serupa tidak kembali terjadi.

Forkopimcam Cikidang bersama pemerintah desa juga disebut akan berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk mengupayakan penanganan dan rehabilitasi H melalui fasilitas yang menangani ODGJ di bawah Dinas Sosial.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang, sekaligus memberikan perlindungan bagi H, keluarga, dan masyarakat sekitar.

Dalam kejadian ini, Adin Nurodin yang sehari-hari bekerja sebagai petani atau pekebun telah kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan medis.(Nanan Apon)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *