WH.Maluku – Suara warga Kecamatan Tanimbar Utara (Tanut) kepada media ini mengatakan, sangat memprihatinkan atas pemberitaan terkait Ilegal tumor kayu yang dikelolah oleh dua pengusaha dinilai sangat meresahkan warga. Karena mereka mengetahui identitas penulis berita tersebut, barusan terjerumus dalam dunia jurnalis ibarat ikan kecil baru ajar berenang di laut, tidak bisa membedakan mana yang ilegal dan legal.
Lagi pula dalam rilisannya (29/8), menyebut salah satu oknum wartawan yang membekap kegiatan tersebut dan memakai nama pejabat daerah menjadi tameng bagi kedua pengusaha tersebut. Media online miliknya dinilai abal – abal dan sangat tidak profesional karena menayangkan berita bohong dan fitnah tentang dugaan tumor kayu ilegal.
Sehingga menjadi berita Ngawur, serta dapat menimbulkan gesekan di masyarakat. Selain itu menurut warga setempat beritanya dapat membenturkan menyebut institusi yang ada di Tanut. Merasa heran karena oknum wartawan tersebut seringkali menekan pihak aparat untuk melakukan tindakan hukum terhadap yang benar (legal secara hukum).
Seharusnya seorang Wartawan dapat bekerja secara profesional, jangan cari simpati dengan cara – cara yang merugikan pihak lain untuk kepentingan sesaat.
Salah satu pegawai saat dihubungi kepada media Sabtu, (30/8) melalui telepon genggam mengatakan, pihaknya selama ini tidak pernah diminta keterangan dan komfirmasi mengenai kegiatanya oleh oknum wartawan yang dinilai tidak paham aturan kehutanan.
Pihak Kehutanan juga selama ini mengabaikannya dikarenakan menurutnya berita yang dibuatnya tidak benar dan tidak sesuai. Selain itu juga kalau salah, tentunya pihak aparat penegak hukum juga pastinya tidak akan membiarkan untuk melakukan kegiatan.
Bahkan menurutnya, saat ini masyarakat di Tanut sudah sangat paham serta menerima dua pengusaha tumor kayu, Nurdin dan Ical. Karena perusahan mereka berbadan hukum resmi, warga masyarakat ikut dilibatkan dalam kegiatan nya dan menerima kontribusi untuk kesejahteraan warga masyarakat setempat. (Hendrik)
editor : Ida











