WH.Morowali -Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Morowali menyerahkan struktur kepengurusan kepada Bawaslu Kabupaten Morowali, Rabu (26/8/2026).

Penyerahan berlangsung di kantor Bawaslu Kabupaten Morowali, beralamat di kompleks Perkantoran Bumi Fonuasingko, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.
Langkah tersebut menjadi bagian dari konsolidasi kelembagaan partai di tingkat daerah sekaligus memperlihatkan kesiapan organisasi dalam menjalankan fungsi politik secara tertib dan terkoordinasi.
Ketua DPD PAN Morowali Asfar memimpin langsung rombongan dalam agenda tersebut bersama sejumlah unsur pimpinan dan jajaran pengurus partai.
Dalam agenda itu, jajaran partai membawa struktur organisasi secara lengkap. Majelis Pertimbangan Partai turut hadir bersama Ketua DPD, Ketua Harian, Sekretaris DPD, Bendahara Umum, Badan Pemenangan Pemilu, serta jajaran pengurus lainnya. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa kegiatan tidak hanya melibatkan pimpinan utama, tetapi juga mencerminkan koordinasi internal dalam struktur organisasi partai di Kabupaten Morowali.
Penyerahan tersebut juga menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan antara partai politik dan Bawaslu Kabupaten Morowali. Dalam konteks kepemiluan, komunikasi semacam itu memiliki arti penting karena partai politik perlu memahami serta mengikuti berbagai ketentuan yang berlaku.
Di sisi lain, Bawaslu menjalankan fungsi pengawasan terhadap tahapan dan aktivitas kepemiluan. Karena itu, komunikasi di tingkat daerah dapat menjadi ruang untuk memperkuat pemahaman mengenai aturan sekaligus membangun koordinasi kelembagaan yang lebih terbuka.
Kehadiran Asfar sebagai Ketua DPD PAN Morowali dalam memimpin langsung rombongan menunjukkan perhatian pimpinan terhadap proses konsolidasi organisasi.
Keterlibatan perangkat DPD juga memperlihatkan adanya koordinasi internal yang berjalan bersama. Struktur organisasi membutuhkan komunikasi yang konsisten agar setiap unsur memahami tugas dan perannya. Momentum tersebut sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memperkuat hubungan antarpengurus serta memastikan koordinasi organisasi berjalan secara efektif.
Bagi partai politik, struktur organisasi menjadi fondasi penting dalam menjalankan berbagai kegiatan politik. Struktur yang jelas memudahkan koordinasi antara pimpinan dan jajaran pengurus, termasuk dalam menghadapi berbagai agenda politik di tingkat daerah. Karena itu, penyerahan struktur kepengurusan tersebut tidak hanya memiliki dimensi administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun organisasi yang tertib, terkoordinasi, dan komunikatif.
Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan keterlibatan langsung pimpinan bersama seluruh perangkat organisasi dalam membangun komunikasi dengan lembaga pengawas pemilu. Bagi publik, komunikasi kelembagaan antara partai politik dan lembaga pengawas menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga proses politik berjalan sesuai ketentuan dan tetap terbuka.
(Dian)
editor : Ida











