PT Vale Raih Dua Gold Awards InTechSEA 2026 : Dorong Kemandirian melalui Pangan lewat Program Pangan dan Kemaritiman

banner 468x60

WH.Jakarta – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”), bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.

Gold Award pada Bidang Pangan diberikan atas Program PONDATA: Pengembangan Desa melalui Pendayagunaan Lahan yang Tangguh & Alami, sebuah program yang dikembangkan PT Vale untuk memperkuat tata kelola dan membuka akses masyarakat terhadap pengetahuan dalam mengoptimalkan lahan nonproduktif menjadi lahan bernilai ekonomi melalui pemanfaatan komoditas lokal.

Dengan pendekatan partisipatif, terintegrasi, dan bertahap, program ini melibatkan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Hingga saat ini, lima hektar lahan kritis telah dimanfaatkan menjadi lahan produktif, antara lain melalui penanaman 36.000 pohon nanas dan 200 pohon kelapa genjah.

Program PONDATA juga telah mendorong pengembangan lima produk turunan nanas, yaitu selai, jus, dodol, manisan, dan keripik. Secara keseluruhan, program ini melibatkan 105 penerima manfaat langsung dan 390 penerima manfaat tidak langsung.

Sementara itu, penghargaan pada Bidang Kemaritiman diraih melalui Program Restorasi dan Konservasi Kawasan Pesisir dan Hasil Olahan Laut Kecamatan Malili, yang berfokus pada peningkatan peran masyarakat dalam merespons dinamika perubahan ekosistem pesisir dan laut, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim dan risiko kebencanaan.

Program ini menerapkan Ecosystem-Based Approach (EBA), yaitu pendekatan yang memanfaatkan fungsi dan jasa ekosistem sebagai bagian dari solusi atas berbagai tantangan lingkungan di kawasan pesisir dan laut. Implementasinya mencakup pemanfaatan ekosistem seperti terumbu karang, mangrove, dan lamun dalam mendukung upaya restorasi dan konservasi.

Di sisi ekonomi, program turut mendorong pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan dan pemanfaatan produk olahan hasil laut, sehingga upaya perlindungan lingkungan dapat berjalan beriringan dengan penguatan mata pencaharian masyarakat.

Kedua program tersebut mencerminkan pendekatan PT Vale dalam menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas, penguatan kelembagaan lokal, pemanfaatan potensi wilayah, dan penciptaan kemandirian masyarakat.

Direktur dan Chief Human Capital Officer PT Vale, Heriyanto Agung Putra, menambahkan bahwa dampak sosial yang berkelanjutan hanya dapat dicapai melalui keterlibatan masyarakat dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.

“Program pemberdayaan yang kuat lahir ketika masyarakat ditempatkan sebagai bagian utama dari proses, bukan sekadar sebagai penerima manfaat. Karena itu, kami terus mendorong pendekatan kolaboratif yang mempertemukan pengetahuan masyarakat, pemerintah, akademisi, dan berbagai mitra untuk menciptakan solusi yang relevan dan berkelanjutan,” ujar Heriyanto, Senin ( 14/9/2026)

Acara penganugerahan ini, turut dihadiri oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Pengawas obat dan makanan (BPOM), Prof. Taruna Ikrar; Plt.Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah ( Bappelitbangda) Prov.Sulsel, Irawan Dermayasamin Ibrahim; Rektor UNHAS Prof.Jamaluddin Jompa; serta Ketua Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid bersama para pemimpin industri.

Sementara untuk proses penjurian InTechSEA Awards 2026 melibatkan para juri dari berbagai kementerian, lembaga negara, badan riset, dan kalangan akademisi. Mereka berasal antara lain dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek); Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM); Kementerian Pertanian (Kementan); Kementerian Lingkungan Hidup (KLH); Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM); Komisi Nasional Disabilitas (KND); PT Produksi Film Negara (Persero) (PFN); Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); serta akademisi dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Adapun penghargaan tersebut diterima langsung oleh, Wakil Presiden Direktur dan Chef Operatioan and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar bersama Direktur dan Chief Human Capital Officer PT Vale, Heriyanto Agung Putra, pada acara penganugerahan In TechSEA Award 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin 14 September 2026.

Bagi PT Vale, berbagai pengakuan eksternal tersebut menjadi bagian dari perjalanan berkelanjutan untuk terus meningkatkan kualitas program pemberdayaan masyarakat, memperkuat praktik pertambangan berkelanjutan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.*

(Dian)

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *