Dugaan Skandal Aset di Loceret: BPKB Mobil Siaga Desa Menghilang, Diduga Digadaikan Rp65 Juta

banner 468x60

WH.NGANJUK –Aset pelayanan publik yang semestinya siaga untuk kebutuhan darurat warga di Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, kini diterpa isu tak sedap. BPKB Mobil Siaga Desa di wilayah tersebut diduga kuat telah digadaikan oleh oknum perangkat desa untuk kepentingan pribadi dengan nilai pinjaman mencapai Rp65 juta.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Senin (5/10), BPKB kendaraan operasional desa tersebut disinyalir dijadikan jaminan pinjaman kepada pihak luar yang berdomisili di wilayah Mojokerto. Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai dasar hukum maupun alasan pengalihan dokumen berharga milik desa tersebut.

​Dugaan penggadaian aset ini langsung memicu sorotan tajam masyarakat. Mobil Siaga Desa merupakan aset vital yang dibeli menggunakan dana publik untuk menunjang fasilitas kesehatan dan kedaruratan warga. Pengalihan BPKB secara sepihak berpotensi melanggar mekanisme pengelolaan aset desa serta mengancam kepemilikan sah fasilitas pelayanan publik tersebut.

​Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada oknum Sekdes yang bersangkutan melalui pesan instan WhatsApp. Namun, hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan masih enggan memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait tuduhan tersebut.

​Tim redaksi terus berupaya melakukan penelusuran dan mengumpulkan konfirmasi dari pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan aparat penegak hukum. Publik kini menanti langkah tegas serta pengusut tuntas atas dugaan penyalahgunaan wewenang ini guna memastikan keamanan aset desa dan keterbukaan informasi bagi warga.

editor : Ida

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *