WH.NGANJUK – Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nganjuk kembali mencatatkan milestone penting. Bertempat di Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, masyarakat bersama pemerintah daerah menggelar tasyakuran atas rampungnya tiga proyek infrastruktur vital: Jalan Lingkar Kertosono, Jembatan Baruna Merah Putih, serta Jembatan Desa Pinggir.
Rampungnya rangkaian proyek ini diproyeksikan menjadi penggerak utama konektivitas antarwilayah dan akselerasi ekonomi warga setempat.
Kehadiran jalan lingkar dan dua jembatan baru tersebut tidak sekadar memperbarui sarana transportasi, tetapi juga memangkas kendala aksesibilitas yang selama ini dihadapi masyarakat. Akses yang lebih luas dan responsif ini diharapkan langsung berdampak pada efisiensi distribusi logistik dan aktivitas harian warga.
Beberapa poin utama dari peresmian infrastruktur ini meliputi:
Peningkatan Aksesibilitas: Memperlancar lalu lintas dan memotong waktu tempuh antarwilayah di Nganjuk.
Stimulus Perekonomian: Mempermudah mobilitas pedagang, petani, dan pelaku usaha lokal dalam mendistribusikan komoditas.
Pemerataan Pembangunan: Membuka isolasi kawasan pinggiran agar terhubung langsung dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Momentum tasyakuran di Desa Ketandan ini diwarnai rasa optimisme warga. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi publik mengenai pentingnya menjaga fasilitas umum.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk turut serta merawat dan menjaga kebersihan serta keamanan infrastruktur yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam jangka panjang.
editor : Ida











